Halaman

Rabu, 08 April 2009

Malin Kundang



  • Cerita legenda rakyat tempoe doeloe, Malin kundang anak durhaka, kembali tampil menyemarakan pentas seni budaya Indonesia. Untuk pertanda cerita seorang ibu yang mengutuk anak
  • pnya menjadi batu ini ditampilkan dalam bentuk drama musikal panggung di Gedung Kesenian yang lalu.
pementasan yang secara keseluruhan dikerjakan dan dimainkan oleh pemuda-pemudi mahasiwa
  • Tiga Institut Musik Daya itu tetap memukau dan sangat mengharukan penontonnya.
  • Bahkan iringan musik modern itu seolah membawa jiwa penonton keharmonisan cerita legenda tua itu. ada kemasan, namun tak mengubah pesan penyampaikannya. Yakni sekadar mengingatkan agar . mak tidak melawan dan harus berbakti pada orang-rarut diberikan acungan jempol dan dilestarikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar